Di era modern ini banyak sekali terjadi pencemaran baik di sumber air dan makanan. Oleh sebab itu diperlukan usaha untuk menjaga kualitas ASI agar benar-benar prima.
1. Hindari asap knalpot kendaraan bermotor, di jalan maupun pada saat memanaskan
kendaraan.
2. Minum dari sumber yang bersih, seperti air kemasan bereputasi baik yang asli,
bukan air tanah dari lingkungan industri.
3. Waspada terhadap pencemaran di kawasan industri.
4. Waspada terhadap ikan atau seafood, sewaktu membeli dari supermarket atau pasar,
karena bisa jadi mengandung logam berbahaya bila ditangkap dari perairan yang
tercemar.
5. Waspada memilih produk olahan, seperti bakso, tahu dan mi, yang kemungkinan
mengandung boraks dan Batasi mengkonsumsi karena mengandung unsur garam dan MSG
yang tinggi.
6. Makan sayuran dan buah organik yang ditanam sendiri, atau dari sumber terpercaya,
untuk mewaspadai terhadap unsur pestisida.
7. Pilih ayam kampung daripada broiler, karena pada umumnya broiler mendapat
suntikan hormon. Buang lemak daging karena tersimpan racun lemak dan masak daging
sampai matang jangan dimakan mentah.
8. Hindari konsumsi obat-obatan, kafein, alkohol dan pil KB.
9. Cermat akan info makanan yang dipercaya mencemari ASI dan berakibat pada si bayi,
seperti sambal (membuat bayi sakit perut), air es (membuat bayi batuk atau
bertubuh besar), makanan asam (bayi kejang otot) dan makanan bergas (mencetus
kolik). Efek berbeda pada setiap ibu & bayi.
